Fungsi roda forklift adalah untuk menahan beban forklift, dan melalui gesekan antara ban dan tanah, menggerakkan forklift untuk bergerak dan berbelok, serta meneruskan torsi penggerak dan torsi pengereman, sehingga mampu menyerap getaran dan dampak yang ditimbulkan oleh jalan yang tidak rata dan membuat forklift berjalan dengan lancar. Roda terutama terdiri dari komponen seperti ban, pelek, dan hub.
1. Ban.Ada dua jenis ban yang biasa digunakan untuk forklift: ban pneumatik dan ban padat. Ban pneumatik memiliki sifat yang menggembung, memiliki elastisitas yang lebih besar, dapat menyerap getaran dan benturan dengan baik, memiliki daya rekat yang baik terhadap tanah, dapat melaju di berbagai jalan, dan memiliki kecepatan lari yang lebih tinggi, sehingga sebaiknya digunakan lebih luas. Ban padat hanya dapat digunakan di tempat dengan kondisi jalan yang lebih baik karena elastisitasnya lebih rendah, namun memiliki daya dukung yang besar. Saat memikul beban yang sama, ban solid memiliki diameter lebih kecil dibandingkan ban pneumatik dan tidak mudah bocor. Kerugiannya adalah elastisitas yang rendah, kapasitas penyerapan getaran yang rendah, konsumsi energi yang tinggi, dan permukaan jalan yang mudah rusak. Ban padat terutama digunakan untuk pengoperasian di dalam ruangan dengan jalan datar dan keras.
Kedua, pelek. TPelek roda forklift digunakan untuk memasang ban, dan dihubungkan secara kaku ke hub roda dengan baut. Bentuk struktur utama pelek adalah pelek belah, pelek alur semi dalam, pelek lebar bawah datar, dan pelek bawah miring penuh. Mereka cocok untuk sepeda motor dengan tonase berbeda. Pelek split nyaman untuk melepas ban. Pelek terpisah membagi pelek menjadi dua bagian. Setelah ban dipasang, kedua bagian pelek disambung dengan baut. Saat ban diganti, roda ini harus dibongkar seluruhnya, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam penggunaan. Saat ini hanya berlaku untuk sepeda motor bertonase kecil.
Ketiga, hub. THub roda pada forklift merupakan bagian yang menghubungkan rangka dengan poros bodi sepeda motor. Poros bodi sepeda motor terbagi menjadi poros depan (poros penggerak) dan poros belakang (poros kemudi). Struktur dan cara penyambungan hub depan dan belakang yang dihubungkan ke poros depan dan poros belakang masing-masing berbeda. Salah satu ujung hub roda depan dihubungkan secara kaku ke flensa setengah poros dengan baut, dan setengah poros melewati hub dan pelek untuk menggerakkan roda depan agar berputar. Ujung lain dari hub roda depan dibaut ke pelek dan hub rem untuk mencapai efek pengereman rem pada roda depan. Bantalan di dalam hub roda memungkinkan roda depan berputar pada rumah poros penggerak. Hub roda belakang dipasang pada sambungan universal melalui bantalan, dan flensanya dihubungkan ke roda. Terdapat permukaan mesin di dalam hub roda untuk memasang bantalan, dan terdapat celah untuk menyimpan oli pelumas.
Oct 13, 2024
Tinggalkan pesan
Roda forklift terutama terdiri dari komponen seperti ban, pelek, dan hub.
Sepasang
TidakKirim permintaan





